You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Cegah Kecelakaan Bus AKAP, UP PKB Pulogadung Tingkatkan Layanan Kir
photo Nurito - Beritajakarta.id

UP PKB Pulogadung Terus Tingkatkan Layanan Uji Kir

Unit Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Pulogadung, Jakarta Timur, terus meningkatkan layanan uji Kir. Salah satunya dengan menjalankan program jemput bola dan menggencarkan sosialisasi.

Kita terus tingkatkan layanan uji Kir jemput bola dan sosialisasi 

Kepala UP PKB Pulogadung, Edy Sufa’at mengatakan, salah satu sasaran layanan uji Kir jemput bola adalah bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan bus Pariwisata. Hal ini, bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan bus di jalan.

Menurut Edy, pihaknya telah melakukan layanan jemput bola uji Kir dengan mendatangi i pool bus  antara lain PO Sinar Jaya, Primajasa, City Trans dan Hiba Utama.  

27 Bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan Tak Lulus Pra Ramp Chek

"Kita terus tingkatkan layanan uji Kir jemput bola dan sosialisasi pada pengurus PO bus agar mereka rutin melakukan uji berkala. Yang tidak kalah penting, setelah uji berkala para operator juga harus melakukan pemeliharaan kendaraan," papar Edy, Jumat (31/5).

Dalam melakukan jemput bola, jelas Edy, pihaknya membawa mobil layanan uji keliling dengan enam petugas penguji yang sudah memiliki kompetensi.

Kasatpel Prasarana dan Sarana UP PKB Pulogadung, Agus Sugiarto menambahkan, masyarakat juga bisa turut mengawasi menggunakan aplikasi Cek Kir DKI apakah bus AKAP dan Pariwisata domisili Jakarta sudah uji Kir atau belum. Jika belum, sebaiknya mencari bus yang sudah uji kir untuk keamanan dan kenyamanan perjalanan.

Dikatakan Agus, sosialisasi terkait cek Kir DKI sudah dipasang spanduk barcode di Terminal Bus Kampung Rambutan. Sedangkan untuk bus luar Jakarta, dapat di cek melalui aplikasi MitraDarat

"Melalui barcode ini masyarakat bisa mengetahui bus yang akan dinaikinya itu sudah laik jalan atau belum. Tinggal scan barcode dan masukkan nomor kendaraan  busnya," beber Agus.

Sementara, Kasubag TU UP PKB Pulogadung, Andi Jaya Prana mengungkapkan, setiap hari rata-rata ada 20 bus AKAP atau Pariwisata yang melakukan uji kir di kantornya.

Dari jumlah tersebut, yang dinyatakan tidak lulus dengan catatan rata-rata hanya satu atau dua bus. Kekurangan dalam catatan itu, misalnya tidak adanya sabuk pengaman bagi pengemudi atau penumpang atau kurangnya alat pemecah kaca.

Ada pula yang tak lulu s uji Kir, karena faktor setingan remnya kurang tepat atau kampas rem mulai menipis dan harus diganti.

"Jika sudah dipenuhi atau diperbaiki maka ketika uji Kir kembali akan dinyatakan lulus," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4699 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2962 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1772 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1754 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1731 personNurito